Pertama di SULUT, Pemkab MINUT Menyediakan Pelatihan Pembuatan Batik Khas Minahasa Utara.

MINUT, Kabarprima.com – Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara melakukan inovasi dalam pelestarian batik lokal.

Dekranasda MINUT tersebut menjadi yang pertama di Sulawesi Utara dalam melakukan pelatihan mendesain batik bagi masyarakat.

Kegiatan pelatihan ini terbentuk dengan adanya kerjasama antara Pemkab MINUT, Dekranasda MINUT, TP PKK MINUT, Dekranasda SULUT, Dinas Perindustrian MINUT ,dan Yanni Handicraft dan Wale Batik Minahasa.

“Menurut data Dekranasda SULUT, Minahasa Utara merupakan Kabupaten pertama yang melaksanakan pelatihan pembuatan batik di SULUT,” ujar Bupati MINUT, Joune Ganda kepada awak media.

Bupati Joune menjelaskan, kegiatan ini merupakan wujud komitmen dan harapan pemerintah Minahasa Utara dalam melestarikan kearifan lokal khususnya motif batik.

“Ini bagian sebagai upaya meningkatkan keahlian masyarakat yang memiliki keterampilan dasar dan kemauan untuk menciptakan lapangan kerja dan meningkatkan ekonomi keluarga,” harap Bupati.

Ia pun menegaskan “Selain akan mencetak UMKM baru di bidang seni menenun batik, hal ini juga ada korelasi dengan pengembangan Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP) Likupang.” ujar Bupati.

Sementara itu, Plh Kadis Perindustrian Minahasa Utara,Agnes Tumangkeng dalam laporannya mengatakan, kegiatan ini dilaksanakan dengan dana yang tertata dari APBD-Perubahan, dimana pesertanya sebanyak 50 orang, dan perwakilan dari 10 wilayah Kecamatan di Minahasa Utara.

“Kegiatan ini mendapat respon positif dan didukung penuh oleh Ketua Dekranasda Minahasa Utara, Ibu Rizya Ganda Davega,” ujar Tumangkeng.

Susudah membuka acara tersebut,  Bupati Joune Ganda dan Ketua Dekranasda Minut Rizya Ganda Davega berkesempatan melakukan pencetakkan pertama motif batik khas Minahasa Utara.

Berita Pilihan

Berita Terbaru

Komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

IMG_3438

Video

Video

Netizen

Populer