Waspada! Kasus Cacar Monyet di Jakarta Terus Bertambah. Jakarta,

Jakarta, Kabarprima.com – Penyakit cacar monyet semakin bertambah pada beberapa bulan terakhir di Ibu Kota. Hingga kini, tercatat sudah ada 25 kasus positif penyakit cacar monyet yang ada di DKI Jakarta. Belakangan ini, kasus monkeypox atau yang biasa disebut dengan cacar monyet mulai meningkat di DKI Jakarta. Pelaksanaan Tugas (Plt)

Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta,Ani Ruspitawati mengatakan, saat ini terdapat 25 kasus positif monkeypox di Jakarta, satu diantaranya ditemukan pada bulan Agustus 2022. “Untuk kasus positif total 25 orang. Satu kasus ditemukan Agustus 2022 dan sudah sembuh, sedangkan 24 pasien lainnya terkonfirmasi positif pada Oktober dan November 2023,” ucap Plt Kepala Dinas DKI Jakarta. Sampai saat ini, para pasien masih menjalani isolasi.
Menurut Ani, 24 pasien positif cacar monyet tersebut memiliki gejala ringan dan menjalani
isolasi di rumah sakit.

Berdasarkan hasil pemeriksaan, para pasien tertular cacar monyet setelah sebelumnya melakukan aktivitas seksual. “Semua tertular dari kontak seksual, semua laki-laki berusia 25-50 tahun,” kata Ani. Kepala Seksi Surveilans, Epidemiologi, dan Imunisasi Dinas Kesehatan DKI Jakarta, Ngabila Salama, juga mengatakan bahwa saat ini penyakit cacar monyet sangat kuat hubungannya dengan kontak seksual. Menurutnya, penyebaran virus Mpox memiliki resiko
tingkat penyebaran sebesar 90-100 persen dari hubungan seksual berisiko.

Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta, Heru Budi Hartono mengambil tindakan dengan memberi arahan kepada Dinas Kesehatan untuk membentuk tim khusus agar penularan kasus cacar monyet dapat terpantau. Langkah tersebut juga dilakukan agar pasien yang terjangkit cacar monyet dapat langsung teridentifikasi dan ditangani secara medis.
Selain itu, Pemprov DKI Jakarta juga bekerja sama dengan Kemenkes RI untuk melakukan vaksinasi terkait monkeypox secara terbatas kepada pasien positif dan kelompok berisiko. Hingga kini, vaksin cacar monyet baru tersedia untuk 500 orang.

Cacar monyet atau mpox merupakan penyakit menular yang berasal dari hewan, khususnya primata seperti monyet dan tikus pohon. Virus ini dapat menular dari hewan ke manusia dan dari manusia ke manusia. Penyebaran virus ini dapat terjadi melalui kontak langsung dengan hewan yang terinfeksi atau melalui kontak manusia ke manusia melalui kontak kulit ke kulit. Meskipun jarang terjadi, namun penularan melalui udara juga bisa saja terjadi apabila orang yang terinfeksi batuk atau bersin di tempat umum. Gejala cacar monyet baru akan muncul 3 minggu setelah seseorang terkena virus Mpox. Gejalanya yaitu sama seperti gejala flu, namun biasanya akan timbul ruam 1-4 hari setelahnya. Adapun gejala awal dapat termasuk demam, lemas, dan nyeri otot.

Gejala lain yang juga masih berhubungan dengan penyakit cacar monyet yaitu pembengkakan kelenjar getah bening, sakit kepala, nyeri pada tubuh, dan gatal yang intens. Berikut beberapa langkah yang dapat diambil untuk mencegah agar tidak terkena virus Mpox atau penyakit cacar monyet:
– Menghindari kontak langsung dengan hewan yang berpotensi terinfeksi virus ;
– Menjaga kebersihan tangan dengan baik ;
– Menghindari kontak kulit ke kulit dengan orang yang terinfeksi ;
– Menggunakan perlindungan pribadi
– Vaksinasi ;
– Isolasi pasien.

Berita Pilihan

Berita Terbaru

Komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

IMG_3438

Video

Video

Netizen

Populer