Seorang Ibu Menangis Histeris, Anaknya Dianiaya Didepannya. Diduga Pelaku Pomdam XIII Merdeka.

Manado, Kabarprima.com – Viral, peristiwa penganiayaan warga yang diduga dilakukan Polisi Militer Angkatan Darat Kodam (Pomdam) XIII/Merdeka.

Kejadian tersebut terjadi pada Rabu (1/11/2023) sekitar pukul 17.00 WITA di Jalan 14 Februari No.26, Teling Bawah, Kecamatan Wenang, Kota Manado, Sulawesi Utara.

Dua orang pemuda diduga menjadi korban yaitu Rafael Ratuela dan Oscar Tulenan.

Kepada awak media, Meske Pongoh, Ibu dari Rafael Ratuela tak kuasa menahan tangis menceritakan saat anaknya dipukul oleh anggota POM di depan rumahnya.

Menurut Meske, anaknya keluar rumah dengan motor untuk mengambil buah rambutan.

Saat kembali pulang, tiba-tiba datang beberapa anggota POM dan menghampiri anaknya tersebut.

“Dia memang gas motor waktu pergi dan kembali ke rumah, tiba-tiba ada anggota banyak datang menghampiri anak saya. Disitu mereka suruh duduk anak saya.”ungkapnya.

Ia menjelaskan seharunya ditanyakan dulu jangan langsung main hakim sendiri.

“Maksud saya kenapa tidak tanyakan dulu apa masalahnya. Lalu kemudian mereka menganiaya anak saya di depan rumah,” ujarnya Kamis (2/11/2023).

Diketahui Penganiayaan tersebut berlanjut di jalan Lorong Teling Kota Manado.

“Mereka tahan anak saya dan memukulnya, hingga jatuh lalu kemudian seret sampai keluar lorong,” tuturnya.

Meske menjelaskan sempat terjadi saling tarik menarik dia dengan anggota, karena anaknya akan dibawa ke Kantor Pomdam.

“Saya berusaha tarik anak saya, dari tangan mereka dan membawa ke rumah. Waktu baru sampai di teras, anak saya jatuh dan menarik-narik nafas. Saya langsung meminumkan air, disitu dia muntah darah dan membawa ke Rumah Sakit,” jelasnya.

Terkait peristiwa tersebut, Kodam XIII Merdeka buka suara.

Menurut Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) XIII/Merdeka Kolonel Mujahidin kasus tersebut sedang ditangani oleh Pomdam XIII/Merdeka.

Dari laporan yang masuk ke pihaknya, ia mengatakan terjadi salah paham antara anggota Pomdam dan warga tersebut.

“Informasi yang masuk kepada kami, ada kesalahpahaman, tapi sedang diselidiki oleh Pomdam XIII/Merdeka,” ujarnya, Kamis 2 November 2023.

Ia pun mengatakan sudah ada tindak lanjut dari Pomdam XIII/Merdeka dengan pihak keluarga.

“Tindak lanjutnya sudah ada. Tapi secara detail belum dilaporkan ke kami,” katanya lagi.

Sedangkan untuk penanganan para anggota sudah diselidiki oleh Pomdam XIII/Merdeka.

“Sekarang semuanya sedang diselidiki oleh Pomdam. Jadi tunggu saja,” katanya lagi

Berita Pilihan

Berita Terbaru

Komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

IMG_3438

Video

Video

Netizen

Populer