Salah Gunakan Media Sosial, Oknum ASN Pemrov Sulut di Polisikan

Manado, Kabarprima.com – Salah menggunakan media sosial bisa berakibat fatal, seperti yang dialami salah satu oknum ASN Pemprov Sulut berinisial ET yang dilaporkan oleh pemilik pet shop di Kota Manado. 

Diduga oknum ASN tersebut melakukan pencemaran nama baik kepada pemilik pet shop di media sosial. 

Pemilik pet shop saat dijumpai awak media mengatakan bahwa merasa usahanya dirugikan akibat adanya unggahan postingan oleh oknum yang belakangan diketahui eks Kepala Dinas tersebut melalui media sosial miliknya. 

“Postingan tersebut terkesan private dan menyerang pihak pet shop. Hal itu akan merugikan kami selaku pengusaha pet shop akibat dari postingan-postingan yang tidak berdampak baik,” ujar pemilik pet shop 

Diketahui postingan itu beredar di media sosial yang di unggah lewat akun Facebook milik ET. 

Dia menuliskan kalimat “peringatan bagi pemilik anjing, pikir-pikir dulu kalo mo datang ditempat ini, groomernya siap membunuh anjing-anjing kesayangan kita”.

Tak terima dan merasa dirugikan terkait postingan ET tersebut, pengelola pet shop membuat pengaduan ke pihak kepolisian. 

Untuk memastikan hal tersebut, wartawan kabarprima.com lalu menghubungi Kasat Reskrim Polresta Manado Kompol Sugeng Wahyudi Santoso

“Iya, sudah ada laporan pengaduannya (1541/IX/2023/SPKT Polresta Manado) dan untuk seterusnya kita akan masuk proses pemanggilan oknum-oknum terkait,” ungkap, Kompol Sugeng Wahyudi Santoso, Jumat (8/9/2023). 

Tidak hanya sampai di postingan, oknum ASN tersebut diduga menggunakan ‘kekuatan jabatannya’ untuk menyerang pet shop tersebut dengan mengerahkan sejumlah pegawai dari Disnaker Pemprov Sulut untuk melakukan pemeriksaan di pet shop tersebut. 

Hal itu dibenarkan oleh sumber dari pet shop, yang menjelaskan beberapa waktu lalu kami didatangi oleh Disnaker, tiga orang yang membawa surat tugas melakukan pemeriksaan. 

“Mereka mengaku dari Dinas Ketenagakerjaan Sulut. Mereka cari tau status toko, dari izin bangunannya, karyawan,  penggajian karyawan, BPJS dan sebagainya. Kami duga motifnya mau periksa secara mendadak seakan mau cari kesalahan dan saat pemeriksaan terjadi kami hanya berlima,” ungkap salah satu karyawan. 

Dia menambahkan, awalnya memang pet shop tersebut sempat bersitenggang dengan customer tersebut terkait anjing peliharaannya yang melakukan perawatan di pet shop tersebut. 

Diungkapkanya, pihak pet shop sudah mencoba beritikad baik tapi tidak digubris oleh customer tersebut. 

“Jadi dugaan kami memang ini sudah ada tendensius dari customer tersebut, mengerahkan kekuasaannya dan mau menyerang dan menjatuhkan pet shop kami. Karena, kenapa hanya pet shop kami yang diperiksa yang lain tidak.

Ini akan kami bawa juga ke jalur hukum sebagai tindakan pencemaran nama baik lewat media sosial. Ini sudah masuk Undang-Undang ITE,” ungkap salah satu sumber

Berita Pilihan

Berita Terbaru

Komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

IMG_3438

Video

Video

Netizen

Populer