Seorang Perempuan di Manado Kaget Usai Dirinya Merasa Aneh di Punggungnya, ternyata Kena Tikaman.

Manado, Kabarprima.com – Lagi-lagi kasus penganiayaan menggunakan senjata tajam (penikaman) kembali terjadi di Kota Manado.

Kali ini kasus tersebut menimpah pada seorang perempuan bernama Jesicca Horohiung (34) warga Kelurahan Pandu, Kecamatan Bunaken, Manado.

Ia dilaporkan ditikam saat sedang berkendara pulang ke rumahnya.

Kejadian ini berlangsung di kelurahan Bailang, Kecamatan Bunaken, Manado, Sulawesi Utara.

Dari informasih yang diterima Polresta Manado, awalnya korban sedang berboncengan motor dengan salah satu temannya.

Saat lewat di TKP, korban dihadang oleh sejumlah remaja.

Namun korban tak menghiraukan hadangan tersebut dan terus bergegas pulang.

Pada saat di rumahnya, korban merasa ada yang aneh dipunggungnya.

Alangkah kagetnya ketika korban mengecek bagian belakangnya sudah penuh dengan darah.

Ternyata, perempuan itu telah ditikam oleh salah satu pelaku penghadangan di jalan tersebut.

Ibu korban kemudian melaporkan kasus ini ke Polresta Manado.

Tim ROTR Polresta Manado, lalu melakukan olah TKP dan meminta keterangan kepada beberapa saksi.

Setelah dilakukan penyelidikan, ternyata pelaku penikaman tersebut adalah seorang pelajar berinisial RL (16) warga Kecamatan Bunaken.

Pelajar tersebut lalu dijemput di rumahnya dan dibawa ke Polresta Manado.

Kasat Reskrim Manado Kompol Sugeng Wahyudi Santoso mengatakan pelaku masih diperiksa oleh unit PPA.

“Masih kita periksa. Karena pelaku kan masih dibawah umur, jadi sesuai UU perlindungan anak,” tegas dia. 

Diketahui kejadian ini sempat viral di media sosial facebook, video penangkapan terhadap beberapa remaja Manado, Sulawesi Utara. 

Video ini diunggah oleh akun Oto Itang.

Dari keterangan Brigadir Polisi Immanuel Tendean, pemilik akun facebook Oto Itang, penangkapan ini terkait kasus penikaman terhadap seorang perempuan. 

Mereka yang diamankan ada sekitar sembilan orang. 

Adapun aksi pidana ini terjadi sekitar pukul 05.00 WITA. 

Komdan Tende pun, sapaan akrab Brigpol Immanuel Tendean meminta kerja sama dinas-dinas terkait perihal kasus ini, dikarenakan mereka yang terseret dalam kasus ini semuanya masih di bawah umur. 

“Jadi mohon dukungan dari beberapa dinas terkait dalam penanganan anak di bawah umur ini. Karena hampir rata-rata di bawah umur. Dan itu tidak bisa kami atasi sendiri harus ada dinas-dinas terkait,” pinta Komdan Tende. 

Berita Pilihan

Berita Terbaru

Komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

IMG_3438

Video

Video

Netizen

Populer